SAYANG

"Sesungguhnya apabila aku menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yang terbaik dalam kalangan kamu, bukan juga yang paling soleh @ solehah dalam kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas untuk diri sendiri. Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna nescaya tidak ada pendakwah, maka akan sedikitlah orang yang memberi peringatan".
~Hassan Al-Basri~

"Mengunakan Internet untuk menyampaikan maklumat Islam, menyampaikan shara' Islam dan memperlihatkan Islam merupakan satu jihad utama".

~Petikan drp Kitab Fikhul Jihad Karangan Prof Dr. Sheikh Yusuf Al-Qardhawi~

"Sesungguhnya saya tidak layak untuk berkata-kata..disini hanya perkongsian ilmu, setiap kebaikan datangnya daripada Allah & setiap kelemahan dtgnya dlm diri saya sendiri. Andai ada salah silap mohon ditegur sesungguhnya saya manusia biasa yg mempunyai bnyak kelemahan".
~Arnida Ariffin~

•*´¨`*••*´¨`*•MARI KITA BERZIKIR•*´¨`*••*´¨`*•

Photobucket
zikrullah n doa

SPECIAL FOR YOU

Sahabat

BarakAllahulana

Kekuatan Arni

Tuesday 7 June 2011

Cinta Dalam Diam

Bila belum bersedia melangkah 
lebih jauh dengan seseorang,
cukup cintai ia dalam diam ...
Karena diammu adalah salah
satu bukti cintamu padanya ...
Kau ingin memuliakan dia, 
dengan tidak mengajaknya 
menjalin hubungan yang terlarang,
Kau tak mau merosak kesucian 
dan penjagaan hatinya..
Karena diammu memuliakan 
kesucian diri dan hatimu..
Menghindarkan dirimu dari hal-hal 
yang akan merosak izzah dan iffahmu ..
Karena diammu bukti kesetiaanmu padanya ..
Karena mungkin saja orang yang kau cinta 
adalah juga orang yang telah ALLAH swt pilihkan untukmu ...


 Kisah Fatimah dan Ali 

Kedua-duanya saling memendam 
apa yang mereka rasakan,
Tapi pada akhirnya mereka dipertemukan 
dalam ikatan suci nan indah,
Karena dalam diammu tersimpan kekuatan ... 
kekuatan harapan ...
Hingga mungkin saja Allah 
akan membuat harapan itu
menjadi nyata hingga cintamu yang diam 
itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata ...

  • Bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap pada-Nya??

  • Dan jika memang 'Cinta Dalam Diammu'  itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam.

  • Jika dia memang bukan milikmu, Allah, melalui waktu akan menghapus 'Cinta Dalam Diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat.

  • Biarkan 'Cinta Dalam Diammu'  itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahsia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu.

  • Cintailah ia dalam diam, dari kejauhan, dengan kesederhanaan dan keikhlasan...

  • Ketika cinta kini hadir tidaklah untuk Yang Maha Mengetahui saat secercah rasa tidak lagi tercipta untuk Yang Maha Pencipta izinkanlah hati bertanya untuk siapa ia muncul dengan tiba-tiba...mungkinkah dengan ridha-Nya atau hanya mengundang murka-Nya...

  • Jika benar cinta itu karena Allah maka biarkanlah ia mengalir mengikuti aliran Allah karena hakikatnya ia berhulu dari Allahmaka ia pun berhilir hanya kepada Allah..

" Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah ." 
(QS. Adz Dzariyat:49)

" Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas(pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. " 
(QS. An Nuur: 32)

" Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. " (QS. Ar-Ruum:21)

Tapi jika memang kelemahan masih nyata dipelupuk mata maka bersabarlah, berdoalah... berpuasalah...

" Wahai kaum pemuda, siapa saja diantara kamu yang sudah sanggup untuk menikah, maka menikahlah, sesungguhnya menikah itu memelihara mata, dan memelihara kemaluan, maka bila diantara kamu belum sanggup untuk menikah, berpuasalah, karena ssungguhnya puasa tersebut sebagai penahannya " (Hadist) 

" Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. " 
(QS. Al Israa' :32)

Cukup cintai ia dalam diam...
Bukan karena membenci hadirnya.. .tapi menjaga kesuciannya bukan karena menghindari dunia... tapi meraih surga-Nya bukan karena lemah untuk menghadapinya.. .tapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup..

 Cukup cinta dari kejauhan


karena hadirmu tiada kan mampu menjauhkannya dari cobaan karena hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan karena hadirmu mungkin saja akan membawa kenelangsaan hati-hati yang terjaga...

Cukup cintai ia dengan kesederhanaan...
memupuknya hanya akan menambah penderitaan menumbuhkan harapan hanya akan mengundang kekecewaan mengharapkan balasan hanya akan membumbui kebahagiaan para syaitan...
Maka cintailah ia dengan keikhlasan...karena tentu kisah Fatimah dan Ali bin Abi Thalib diingini oleh hati.

"...boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. " (QS. AlBaqarah:216) "

" Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)" 
(QS.An Nuur:26) "

"Cukup cintai ia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhanaan dan keikhlasan"
 kerana tiada yang tahu rencana Tuhan
mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku 
dengan perlahan karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikan... serahkankan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memilikinya biarkan ia yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya...

" Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. " 
(Umar bin Khattab ra.)

0 comments: